Friday, 26 August 2011

Sembuh Insomnia dengan Apel

Jaquest Piere pasti akan memasukkan apel dalam menu sehari-hari bila tahu khasiat buah cinta itu. Namun terlambat, penderita insomnia akut itu meninggal sebelum sempat mengunyah apel.


Hasil penelitian Christoph Hufeland, herbalis dari Colorado, Amerika Serikat, membuktikan penderita insomnia bisa tidur nyenyak setelah mengkonsumsi apel. Malus sylvestris itu mengandung mineral magnesium dan kalsium berkhasiat sebagai penenang alami. Prof. Dr. Ancel Keys dan Dr. Jeffry S. Hyams, peneliti lain mendukung hal itu. Menurut mereka, kandungan zat tertentu dalam apel mampu mengatur pembagian gula darah dalam tubuh sehingga orang dapat tidur nyenyak setelah mengkonsumsinya. Zat itu sekaligus mengatur perkembangan bakteri dalam usus sehingga peredaran darah lancar dan pertahanan tubuh menjadi kuat. (Trubus edisi 425)

Brokoli Cegah Hipertensi



Brokoli. Sayuran asal Italia ini terbukti memberikan perlindungan ekstra terhadap serangan penyakit hipertensi. Bernhard Juurlink dari Sekolah Kedokteran, Universitas Sakatchewan Kanada, membuktikannya pada awal Januari 2006. Ia menguji selama 6 bulan. Hasilnya konsumsi 200 gram brokoli muda setiap hari mengurangi oksidatif stres dan radikal bebas penyebab pembengkakan jaringan, hipertensi, stroke, serta penyakit otak alzeheimer. Keampuhan anggota famili Cruciferae itu berkat senyawa glukorafanin yang dikandungnya. Pada brokoli muda kadarnya 20-50 kali lebih besar dibanding brokoli tua. Senyawa itu mengumpulkan senyawa lain yang bersifat oksidatif stres, lalu mengubahnya menjadi protein. (Trubus, edisi 437)

Tuesday, 23 August 2011

optimism is the faith that leads to achievements. nothing can be done without hope and confidence. (Hellen Keller)
tidak ada yang dapat menolak ketentuan takdir kecuali doa. dan tidak ada yang menambah umur kecuali berbuat kebajikan. (HR.Turmudzi)

Monday, 22 August 2011


It’s only 8 days Ramadhan left. Ya Allah, I felt like I’m not going better but even getting worse. Ramadhan is the Holy month that Allah has given us to introspect ourselves and evaluate our behavior. But I felt like I just wasting my Ramadhan time. Almost 10 hours in a day I use it to online, watching TV, and sleep! What the heck, Hana… It shouldn’t be like that. In Ramadhan we have to increase our ibadah, wajib and sunnah. It would be better for me to read al-qur’an, dzikir, sholat sunnah, and do something ‘good’ in order to get the blessings of Ramadhan. Ya Allah, forgive me. I’m just a human that full of sins. Guide me to find Your way, my Lord.

temu kangen kawan SD


Bertemu dengan kawan lama adalah hal langka bagi saya. Apalagi disaat menjadi mahasiswa seperti ini. Oleh sebab itu saya tak menyia-nyiakan kesempatan bersua dengan mereka. Teman-teman SD tercinta. Kami sepakat untuk bertemu di bakso lapangan tembak senayan pondok gede sekalian berbuka puasa disana. Saya, Humairoh, Nendita, dan Khadijah janjian bertemu di Jati Rahayu untuk berangkat ke TKP bersama. Subhanallah, senang sekali melihat teman-teman SD saya yang super ini. Mereka makin cantik dan mempesona. Saya juga sempat kaget melihat Khadijah memakai cadar sekarang. Ya, mungkin itu adalah pilihannya untuk menjaga diri.
Sesampainya di TKP, ternyata masih segelintir orang yang datang yaitu Sofi, Husna, Hanif, Hayfa, dan Hadza. Sambil menunggu yang lain, saya dan teman-teman memesan makanan dan minuman untuk berbuka puasa. Selain itu kami juga sempat foto-foto untuk mengabadikan moment tersebut ;)
Akhirnya satu persatu teman SD saya pun datang. Bakhrul, Rusyda, Viros, Ikrom, Mufqi, Ciah, Ihsan, dan Dwi. Setelah menyantap hidangan buka puasa, saya dan pasukan muslimah langsung mencari mushola untuk sholat. Ada kejadian menarik saat kami hendak melakukan sholat. Kami membagi dua kelompok karena memang mushola yang kami temukan lumayan kecil. Ronde pertama adalah saya, Hayfa, Hadza, dan Khodijah. Nah teman-teman saya ini saling tunjuk menunjuk untuk menjadi imam. Liat aja percakapan di bawah ini.
Hayfa: Berjamaah nih?
Hana: Berjamaah aja biar pahalanya banyak
Hayfa: Yaudah lo imam yak
Hana: Udah lo aja
Hayfa: Oh si Hadza aja, dia kan udah pake mukena
Hadza: Lo aja peh, kan lo udah di tengah
Hayfa: Oh si Khodijah aja, dia kan ustadzah
Khodijah: Ga mau ah
Hayfa: Yaudah nih sendiri-sendiri aja
Hana: Ih jangan, bagusan berjamaah tau
Hayfa: Ga ada yang mau jadi imam
Hana: Udah lo aja fa, ribet amat sih
Hayfa: Dih, ogah ah. Gue baru apal 6 juz.
Hana: Hahahaha yaudah sih lo aja, gue mah juz 30 aja belom apal2
Hayfa: Ga mau
Hana: Yaudah gue aja. Bacaan surat2 pendek gapapa ya
Semua: Iye gapapa
Beginilah susahnya menentukan imam untuk sholat. Sebenernya gampang aja sih kalo ada yang langsung menyanggupi jadi imam. Tapi sayangnya teman-teman saya yang hafalan juznya udah banyak malu-malu kucing kalo jadi imam. Akhirnya sayalah yang jadi imam, padahal modal hafalan saya masih minim sekali. Kapan ya saya bisa menghafal banyak juz seperti mereka...
Lanjut ya, setelah sholat maghrib kami langsung meluncur ke rumah Dwi yang berada di belakang Mall Pondok Gede. Disana kita ngobrolin tentang acara selanjutnya dan perkenalan kembali dengan yang lain (biasalah, mengingat kembali nama-nama teman SD) biar ga ada yang lupa hehehe. Disini Hanifah dan Yuanisa akhirnya datang dan ikut bergabung. Hasil yang didapat dari pertemuan kemarin adalah, anak Iqro angkatan 5 akan mengadakan halal bihalal lagi tanggal 10 september 2011 di rumah Hayfa atau Husna. Rencananya akan mengundang beberapa guru agar tetap bisa menjalin silaturahmi dengan mereka. Subhanallah, senang sekali memiliki teman-teman yang saling berlomba dalam kebaikan seperti mereka. Semoga tali persahabatan dan persaudaraan ini menjadi bekal kita di akhirat kelak ya. Hana sayang kalian semua :)

Sunday, 21 August 2011

Harta bagimu (wanita) adalah sopan santun mu , emas bagimu (wanita) adalah aurat mu :)

Saturday, 20 August 2011

KKN

40 hari berada di Melong, Cimahi Selatan. 40 hari bersama teman-teman KKN bekerja sama demi suksesnya program MBS (Manajemen Berbasis Sekolah. 40  hari melewati hari dengan penuh suka duka. Menjalani puasa bersama. Masak bareng, nonton bareng, makan bareng, berantem bareng hahaha namanya juga temenan, pasti ada masalah yang timbul diantara kita. Mulai dari perbedaan karakter, perbedaan sudut pandang, dan ketidakcocokan akan kebiasaan satu sama lain. Tapi kita semua berhasil melalui ini semua. Kita bisa tetap kompak dan menyelesaikan mata kuliah yang paling banyak membutuhkan materi, energi, dan waktu ini dengan baik. Alhamdulillah, akhirnya kita telah sampai pada waktunya, hari terakhir KKN. Meski KKN telah usai, persahabatan kita tak akan pernah usai ya teman-teman.
Sedih juga berpisah dengan murid-murid saya yang lucu dan cerdas. Rasanya setengah hati saya masih tinggal disana :')
Terima kasih ya Allah, Engkau telah memberikan saya kesempatan untuk mengabdi pada masyarakat dan belajar pada lingkungan yang sebenarnya. Terjun langsung ke sekolah untuk dapat merasakan realita kehidupan masyarakat dan sekolah. Ini benar-benar salah satu pelajaran berharga di bulan ramadhan yang penuh hikmah ini.







Saturday, 6 August 2011

my boyish sister

Waktu ke Bekasi minggu lalu, Hana disuruh Ummi buat jagain Rizqa. Berhubung udah lama ga ketemu adik bungsu yang satu ini, Hana dengan senang hati menjalani tugas tersebut. Siapa sangka, adik kecil nan imut dan cantik ini berubah 180 derajat. Rizqa udah kayak tarzan, sukanya maen lari-larian, manjat pohon, naek tangga mesjid, busetdah ni kakak sulungnya ampe kaget melihat perubahan si bocil. Kata ummi, si Rizqa emang sekarang lebih aktif. Mungkin waktu di Makassar ga ada tempat untuk bermain outdoor. Maklum rumah di komplek, jadi lebih sering dalem rumah maennya. Lah ini? Di Bekasi juga rumah Hana di perumahan sih, tapi masih ada lapangan dan pohon kersen buat manjat-manjatan, terus depan mesjid pula. Wah tambah girang aja si Rizqa meng-eksplor tempat baru. Liat aja nih nekatnya dia manjat pohon kersen. Keren dah, adek gw perkasa! ahahahaha



Friday, 5 August 2011

Hana heran deh sama orang-orang yang pacaran. Mereka tuh mesraaaa banget waktu pacaran, eh pas putus udah kayak musuh. Jarang ada yang baikan. Hana mau nyeritain beberapa pengalaman temen-temen Hana yang mungkin bisa jadi pelajaran.
Cerita pertama:
Malem itu Hana sms temen Hana, sebut aja O. Biasalah, Hana nanyain kabar terus nanya kenapa social network dia diapus semua. Lagi males OL, itu jawabannya. O putus sama pacarnya beberapa bulan yang lalu. Tiba-tiba O ingin curhat, ya sebagai teman yang baik saya pun mengabulkannya. Ia cerita tentang mantan pacarnya, sebut aja A. Begini kisahnya:
O: Bukannya aku mau ngejelek-jelekin A, tapi aku udah anggep kamu sodara jadi aku pengen cerita, boleh?
H: Iya, boleh.
O: A plin-plan banget Han, kata-katanya ga ada yang bisa dipegang, gitu intinya!!! Aku ga nyangka kayak gitu, aku tetep baik sama dia tapi dia tetep kayak gitu. Bahasa kasarnya, munafik!
H: Emang A kenapa?
O: Dia tuh yang duluan hubungi aku, 2 hari kemudian cewenya nelpon terus ngatai2in aku cewe ***** ganggu2 A. Padahal A duluan yang hubungi aku nanya kabar. Itu apa namanya? Pasti A kedapatan terus dia bilang aku yang ganggu dia. Muna kan Han?
H: Udah sabar aja ya. Kalo mau clear, harusnya kamu jelasin ke cewenya A kalo A yang nelpon duluan, kamu juga kasih tau A kalo cewenya nelpon dan suruh dia jujur sama cewenya. Kasian kan kalo kamu yang dipojokin dan dituduh macem-macem.
O: Iya Han, walaupun aku ga salah, aku cuma bisa nangis dalam hati. Aku cuma bisa sedih gini.
H: Udah ga usah dipikirin. Kalo mau jelasin aja semuanya, biar kamu tetep baik sama A dan D
Ini kisah pertama. Kisah yang dialami temen Hana sendiri. Dulu, A dan O pacaran udah hampir 6 tahun namun mereka putus di tahun ke-5. Hana inget banget gimana gaya pacaran mereka yang sering ngumbar kemesraan lewat jejaring sosial baik foto maupun wall. Keluarga mereka pun sudah saling kenal. Sepertinya mereka memang serius dalam menjalin hubungan. Tapi siapa sangka, setelah putus malah seperti ini.
Kisah ke-2
Kisah ini merupakan pengalaman dari temen kos Hana. Sebut aja namanya I. Ia sudah berpacaran selama 3 setengah tahun dengan R.    
Beberapa bulan yang lalu mereka putus. Lagi-lagi Hana menjadi tempat curhat temen-temen yang patah hati. Mungkin sudah habis air matanya hingga ia tak pernah keliatan menangis di depan Hana. Tapi tubuhnya menceritakan segalanya. Ia terlihat lebih kurus, dan memang ternyata berat badannya turun hingga 8 kilo. Ia cerita bahwa ia tak mau kehilangan R, ia memiliki keyakinan bahwa R adalah suaminya kelak. Hana hanya bisa menasehatinya ”Ga boleh gitu, takdir hanya Allah yang tahu”. I pun melanjutkan ceritanya bahwa ia tak bisa melupakan R. Tahukah kalian bahwa pasca putus dengan R, temen saya yang cantik ini sempat menginap di RS selama 3 hari dan harus diinfus karena kondisi tubhnya nge-drop? Ternyata cinta memiliki kekuatan yang dahsyat. Memberi kebahagiaan bagi yang mendapatkannya, dan memberi penderitaan bagi yang kehilangannya. Hana dan temen kosan lainnya berusaha menemani I yang sedang rapuh. Hana juga bercermin, Hana pun dulu pernah merasakan sakit akibat cinta. Memang kita tak boleh diperdaya cinta, apalagi menggantungkan harapan padanya. Seolah cintalah yang menjadi Tuhan kita. Alhamdulillah, kondisi teman Hana ini berangsur membaik. Kesibukan KKN mengalihkan perhatiannya dari pikiran akan mantannya tersebut. Dan yang paling membahagiakan adalah ia jadi rajin mendekatkan diri pada Allah.
Alhamdulillah, Allah masih melindungi Hana dari hal-hal menyakitkan tersebut. Biarlah orang mengatakan Hana kampungan atau sebagainya karena ga pernah pacaran, tapi sebenernya Hana justru bersyukur masih diberi keselamatan untuk menjaga diri agar tidak terjerumus pada hal-hal yang banyak mudharatnya.
Orang mungkin berfikir, emang Hana ga pernah jatuh cinta?
Cinta adalah fitrah bagi setiap manusia dan tentu saja Hana pun merasakannya.  Manusiawi jika seseorang bisa jatuh cinta, tapi bagaimana cara ia mengelolanya adalah yang terpenting.
Emang apa gunanya kalo misalnya Hana pacaran sama seorang cowok yang Hana idamkan? Mau jalan bareng, telpon-telponan tiap hari, nonton bioskop berduaan? Nambahin dosa aja. I think those things only wasting my time. Toh status Hana sama doi baru pacaran (misalnya lho ya). Kalo dia mau deket-deket ama cewe lain, ya terserah aja. Kan emang Hana belum ada hak untuk melarangnya, Hana belum jadi istrinya. Justru masalah bakal banyak timbul ketika hubungan tersebut kandas di tengah jalan. Mending kalo bisa memelihara hubungan baik sama mantan, kalo ga bisa? MEMBLE! Kadang hubungan sama mantan pacar jadi runyam dan lagak ga kenal.
Beda ceritanya ketika kita memang sudah terikat dalam pernikahan. Semua yang kita lakukan dengan pasangan justru akan menjadi ibadah. Makanya Hana ga mau terikat sama hubungan yang ga pasti. Mending banyakin temen aja dulu sebanyak-banyaknya, mencari ilmu, selesein kuliah, ikut organisasi, gaul dengan lingkungan sekitar, ikut serta dalam kegiatan sosial, banyak deh. Daripada pikiran terkuras sama hal-hal yang ga jelas juntrungannya. Masa iya mikirin mantan atau pacar terus. Masa iya mereka sebanding dengan waktu kalian. Masa depan ga ada yang tau, jadi lebih baik kita menyiapkan diri sebaik mungkin sebelum hari itu tiba. Hari dimana seseorang bersedia menemani kalian dalam menjalani hidup bersama. Ecieeeeeh, Hana panjang banget dah pikirannya.
Hahahaha biarin ah, semoga tulisan ini bermanfaat ya!

for the sake of getting a bright future


Apparently it is not easy to forget someone from the past. Remember of him will probably lead to spark memories. But really, it's just an illusion, because it was already past. Never imagined how difficult it is against this feeling. Somehow I always look back, not just occasionally but repeatedly. 
I know, I should be able to live my life now unencumbered by the past. But he always stay in my mind. Crying and regretting the past wouldn't change the situation now, so I should be able to smile and enjoy the present life. For the sake of getting a brighter future. 
kamil: Han, kenapa ya cewek gw kayaknya takut banget gw selingkuh
hana: yaiyalah, dia takut kehilangan lo mil
kamil: Bukan berarti gw mau selingkuh kan
hana: iya sih, tapi kalo liat sejarah lo wajar aja dia takut hahaha how lucky you are having a great ability to make a girl crazy in love with you, but i'm not that kind of girl :p
kamil: Lo pinter, mereka polos. Itu bedanya.

KKN-teaching children is very fun!

Seneng deh bisa ngajar anak-anak SD selama KKN. Mengingat pelajaran beberapa tahun silam memang asik. Kemarin Hana ngajarin Matematika untuk kelas 5 SD. Kebetulan topiknya FPB dan KPK, wah udah lama ga belajar ngitung, giliran disuruh ngajarin Matematika malah ketagihan. HEHEHE..
Tapi agak sedih juga ketika menemukan seorang anak kelas 4 SD yang masih kesulitan dalam menulis. Heran aja, kok bisa ya udah kelas 4 masih belum bisa menulis dengan lancar. Pengeeeen banget ngajarin anak-anak itu untuk bisa menulis. Semoga masih ada kesempatan di esok hari.




Mengajar anak-anak SD tidak mudah lho, kita harus memahami bahasa dan mood mereka. Jika kita memakai bahasa yang unfamiliar, mereka akan sulit memahami pelajaran yang kita ajarkan. Begitupun ketika mood mereka sedang tidak baik, misalnya bosan. Kita harus peka terhadap perubahan emosi anak. Ajarkan topik dengan cara yang tidak biasa, misalnya menambahkan game, lagu, atau cerita dalam pelajaran tersebut. Cara tersebut bisa meningkatkan ketertarikan anak dalam mempelajari sesuatu.

Tuesday, 2 August 2011

Hana: Siap siap survey tempat KKN. Barang yang harus dibawa dompet, hp, dan mukena
Bakhrul: Jangan lupa bawa cinta biar cinlok
Hana: Lu kate mau syuting FTV :p

suddenly, the moon comes

This is the 2nd day of Ramadhan. Tadi pagi Hana udah sahur dan berniat puasa. Abis sholat subuh, ngaji, trus tidur lagi ampe jam 8. Bangun langsung mandi, sholat dhuha lanjut nyuci. Beberes kamar dan mempersiapkan baju untuk KKN dan menyempatkan diri untuk meng-update blog. Dzuhur tiba, Hana langsung ke kamar mandi untuk buang air kecil dan berwudhu. Eng ing eng.. si bulan tiba-tiba nongol. Ah sayang sekali padahal udah setengah hari  dan semangat puasa Hana masih full. Tapi yaudalaya, mau ga mau harus segera membatalkan puasa. Kodrat wanita selalu didatangi tamu tiap bulannya. Harus tetep bersyukur. 

marhaban ya ramadhan

Marhaban ya Ramadhan.
Alhamdulillah, segala puji hanya bagi Allah.
Hana bersyukur sekali masih bisa diberikan kesempatan untuk bertemu dengan Ramadhan, bulan penuh kemenangan. Kebahagiaan tersebut seakan semakin lengkap karena Hana masih bisa berkumpul dengan keluarga tercinta. Pada jumat lalu, saya dan bapak pulang ke Bekasi. Senangnya bisa bertemu Ummi, Ghaida, dan Rizqa. Bersua dengan mereka memberikan semangat baru bagi Hana.
Satu hari sebelum Ramadhan, Hana dan keluarga pergi ke Subang untuk ziarah ke makam mama nenek dan bapak aki. Mereka adalah orang tua ummi saya, ya mereka adalah nenek dan kakek saya. Setelah berziarah, kami pun segera bersilaturahmi ke rumah bude Nur di Kalijati. Disana kami bermaaf-maafan dan melakukan munggahan (makan bersama) sebelum Ramadhan tiba. Subhanallah, senang sekali rasanya dikelilingi orang-orang yang Hana cintai.
Kami sekeluarga pulang ke Bekasi pukul 3 siang. Sesampainya di rumah, kami pun segera bersiap-siap untuk menyambut bulan ramadhan dan sholat traweh pada malam harinya. Sahur pertama Hana lakukan masih bersama keluarga. Setelah sholat subuh, Hana dan bapak segera balik lagi ke Bandung untuk KKN dan bekerja. Sebenarnya ada yang kurang dalam liburan yag singkat ini. Barra, adik laki-laki Hana satu-satunya tak bisa berkumpul bersama kami karena ia masih di Makassar. Ia tinggal di asrama SMAN 17 Makassar, sehingga kami hanya bisa menyapanya lewat sambungan telepon. Meskipun begitu, tak ada yang dapat mencegah Hana untuk mengucap syukur sebanyak-banyaknya kepada Allah yang telah memberikan karunia dan rezeki kepada kami sekeluarga. 
Dengan semangat Ramadhan, saya dan keluarga bertekad untuk memperbaiki diri, menata hati, dan kembali suci untuk mencapai kemenangan sejati di hari nan fitri nanti.
Tak lupa pula Hana memohon maaf sebesar-besarnya jikalau pernah menyakiti siapapun baik dengan lisan maupun perbuatan. Happy fasting all, be blessed ya :)