Friday, 2 November 2012

taubat


Assalamu’alaikum..

How’s your life? Hope you are doing well everyday :)

Oh ya, this question is haunting me these days.
“Kapan ya Hana bisa sebaik wanita-wanita muslimah dalam kisah para Nabi?”

Hana sering membaca kisah para Nabi dan istri-istrinya. Khadijah, Aisyah, Siti Hajar, mereka adalah wanita super yang seharusnya jadi teladan bagi para muslimah sejagat raya.

Terkadang Hana takjub dan kagum terhadap para muslimah yang bisa istiqamah untuk selalu hidup sesuai ajaran agama. Hana sering banget lalai dan lupa, tidak seperti mereka. Mungkin ada yang mengira Hana sudah cukup baik. Padahal apa yang mereka lihat mungkin belum ada setengahnya dari the real me. Allah masih menutup aib-aib Hana, entah apa jadinya jikalau Allah ingin menampakkan apa yang menjadi kekurangan diri Hana. Astaghfirullah.

Sebagai manusia biasa, kita seringkali khilaf dan lupa. Kemarin bertaubat, ternyata hari ini masih melakukan dosa yang sama. Hana sering banget seperti ini. Astagfirullah….

Namun tak usah bersedih dan berkecil hati. Manusia memang makhluk yang penuh dosa dan khilaf. Yang terpenting adalah ketika kita menyadari bahwa kita telah jauh dari Allah, maka kita berusaha untuk mendekatkan diri pada-Nya. Selama hayat masih dikandung badan, ruh masih bersatu dengan raga, dan kita masih diberi kesempatan untuk hidup, maka yakinlah bahwa pintu taubat masih terbuka lebar. Allah akan menerima taubat kita jika kita benar-benar ingin berubah menjadi lebih baik.

Dan Dialah yang menerima taubat dari hamba-hamba-Nya dan memaafkan kesalahan-kesalahan dan mengetahui apa yang kamu kerjakan. (Q.S. 42:25)

Nah, taubatnya harus serius ya bukan sekedar kata dan ucap. Allah berfirman dalam surat At-Tahrim(66) ayat 8:
Wahai orang-orang yang beriman! Bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Tuhan kamu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkan kamu ke dalam surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak mengecewakan Nabi dan orang-orang yang beriman bersama dengannya; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka berkata “Ya Tuhan kami, sempurnakanlah untuk kami cahaya kami dan ampunillah kami; Sungguh, Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.”

Taubat seperti apa yang harus kita lakukan?

Dari buku karya Teh Ninih Muthmainnah “Kotak Kecantikan Ajaib” menyebutkan:
Taubat adalah kembalinya seorang hamba kepada Allah seraya berpaling dari jalan-jalan yang dimurkai dan orang-orang sesat.

Syarat-syarat taubat:
1. Menyesali perbuatannya
2. Menjauhkan diri dari perbuatan dosa
3. Tekad untuk tidak mengulangi perbuatan dosa.

Ciri-ciri taubat yang diterima:
1. Setelah melakukan taubat, ia menjadi lebih baik dari sebelumnya
2. Takut akan azab Allah
3. Menyesali perbuatannya dan tidak mengulanginya lagi

Ya Allah, Tuhanku, tiada Tuhan melainkan Engkau. Engkau menciptakan aku, dan aku adalah hamba-Mu. Aku tidak kuasa atas janji dan ancaman-Mu. Aku berlindung kepada-Mu atas kejelekan yang telah aku lakukan; aku kembali kepada-Mu dengan kenikmatan yang Engkau limpahkan kepadaku, dan aku kembali dengan dosaku, maka ampunilah aku, karena tiada yang dapat memberi ampunan dosa, melainkan Engkau.
Bertaubat yuk :)

No comments:

Post a Comment