Monday, 29 November 2010
forgive and forget
however, when we want to open our hearts and sincerely forgive, the wounds and pain that remains in our hearts will gradually fade. clean our hearts back to disappear the animosity and hatred in our hearts.
to truly forgive someone mistake is through forget their mistakes :)
Sunday, 21 November 2010
hello sunshine
full of sadness, less of spirit, and doesn't care about my life.
mungkin kemarin hana merasa down karena suatu *tragedi*, boleh sedih kok tapi jangan berlarut-larut ya. positive thinking aja, mungkin emang belum waktunya :)
up up hana, you must see the world with your new mind.
kita yang memilih, apakah kita mau sedih atau bahagia.
karena bahagia itu ada di dalam hati.
aku, kamu, kita berhak untuk bahagia.
well, after the hurricanes rainbow's coming..
hello sunshine :)
Saturday, 20 November 2010
hana lagi galau
Really, I can’t stand any longer.
This feeling couldn’t be hidden.
And you couldn't be replaced with someone else.
But i know, i must let you go.
I do it for the best of us.
Now, I'm gone.
Friday, 19 November 2010
young forever
It makes me imagine about my future (ngelamun ni yee) hahaha
Fyuuuuh…time never stop, it’s running with high speed. No no no, time has a constant speed actually but I need more time to enjoy my life. 24 hours isn’t enough for me. Ckckck, Hana is greedy, isn’t it? Nooooo, I’m not =p
My old friends are having different life now. One by one is getting their new life. Some of them have got a good job and some of them have been married. I didn’t even realize that time goes very very fast.
I’m twenty now. I’m not a teen girl anymore. I became member of early adult (dewasa awal) group now. But hell-ooooo, look yourself. Does your attitude identify your age? Ok, answer this question honestly in your heart.
Maturity doesn’t depend on your age. It depends on your mind and your attitude. Maturity doesn’t mean you have to available use colorful make-up, having tons of high heels shoes, or have the right to go everywhere on the middle of night.
Maturity covers all of nice attitudes. If you already hold your responsibility wisely and correctly in every single activity, congratulation, you have been a mature person.
I know, I’m not mature yet. Sometimes I act like a fifth girl, crying like a baby, and do something childish which a mature woman shouldn’t do. Everything has a process to be achieved and so do this. Being mature is not as instant as a noodle. I have to learn a lot to be a mature person. Wish I’d be mature soon, but hey, I wannabe young forever hahahaha ^______^
something you should have known
I hate this, when I can’t stop thinking of you.
I’m tired crying all the time.
I wouldn’t dream about you anymore.
I don’t know how to say.
This pain hurts me so much.
Now you think that I’m just a fool cause I put him became my universe.
Yes, I’m a fool if I do that.
Seriously, I won’t.
I won’t put someone became my everything
because I know how terrible it would kill me when I did it.
My heart doesn’t under my control now.
It’s yours.
But sorry, I’m not a stupid one.
I try to save my heart.
Before you dominate mine more terrify, I take my rights.
I try to recovery mine.
Even if it would be pretty hard, I know I can.
I can through it all.
No more pain.
No more hurt.
No more sorrow.
No more tears.
No more suffer.
No more sadness.
Please God, let me happy without him.
nonsense post
Okay, honestly I’m not okay now.
Seems everyone has left me.
Lots of problem was haunting me.
Everything I do just daily activity.
Monotonous life.
Empty.
Unattractive.
I need to scream out loud.
I need something new.
Actually it’s not your business, world.
I just need you to listen.
Listen of my crap.
Sorry God for this nonsense post I’ve been write.
someday in the day i die
In the day I die
Who will be cry because I passed away?
Who will be laugh?
Do people sad?
Do people happy?
Those questions needn’t to be answered.
All I need are the sincere and pure heart to do my best.
Before the angel pick me up to the eternal rest.
Life doesn’t mean forever.
Friend doesn’t mean together.
Someday
Yeah someday
We will die
We are alone
God gives pay for what we’ve done.
Thursday, 18 November 2010
3 hari yang berarti :)
Holaaa, ketemu lagi sama Hana.
Met lebaran qurban for those who celebrate =)
Emang sih Idul Adha-nya cuma sehari, tapi dosen saya baik. Kami dikasih libur ampe Jumat HAHAHAHA. Eh iya, Hana pengen nyeritain tentang pengalaman Hana ngebolang ke JABODETABEK jumat lalu. Hana dan 3 bocah nekat lainnya menjelajahi JABODETABEK dalam waktu 3 hari! Udah bisa ngebayangin dong ya, kalo Hana dkk menhabiskan waktu di jalan berapa lama. Dari Jumat ampe Minggu, start di Bandung, finishnya di Bandung lagi.
Hari pertama kami menjelajahi Depok hingga Kali Deres, itu udah perbatasan Jakarta Barat-Tangerang, hari kedua dari Kali Deres ke TMII-Jakarta Timur. Saya baru menyadari ternyata dari Kali Deres ke TMII itu jauuuuuuuuuuuuuh sekali. Yaiyalah dari Jakarta Barat nyebrang Jakarta Timur, kayak dari ujung Barat ke ujung Timur. Selama perjalanan sempet ngelewatin Harmoni, Monas, Senen, Kampung Melayu, dan berakhir di Kampung Rambutan. Untungnya kami naik busway, jadi meski gonta-ganti bus ampe 3 kali, total ongkosnya dari Kali Deres ke Kampung Rambutan cuma 3500 rupiah hehehehe *otak anak kos*. Dari Kampung Rambutan kami nyegat taxi ke TMII, lumayan deket jadi murah *lagi-lagi ngirit ongkos*. Dari Taman Mini saya langsung ke rumah Bi Nana di Bekasi.
Esoknya, saya diajak ngaji sama bu Imas (temen Ummi). Disana saya bertemu kawan-kawan lama. Ada kakak Hana, Fitri, Annis, Putri, Emir, Nabil, aaaa seru bisa ngumpul lagi sama mereka =) Setelah puas bersilaturahmi dan mendapat siraman rohani, saya langsung ke IQRO untuk menghadiri rapat sosialisasi untuk reuni SD.
Pukul 4.30 sore, saya diantar Humairoh menuju tempat travel. Makasih ya mai, maaf jadi ngerepotin hehehe. Tepat pukul 5 sore travel saya melaju kearah Bandung.
Senang sekali bisa bertemu banyak orang dan mendapat banyak pelajaran dalam 3 hari yang singkat itu. Makasih banyak teman-teman, makasih banyak ya Allah. Alhamdulillah =)jakarta oh jakarta
Jakarta. Kota megapolitan yang juga menjadi kota megapolusi. Ibu kota Indonesia. Kota kelahiran saya. Kota yang memiliki sejuta kontroversi.
Banyak hal yang berubah dari Jakarta. Dulu, saya masih bisa melihat sawah dan rawa-rawa saat pulang sekolah. Sekarang? Jangankan sawah, sepertinya hewan cantik seperti kupu-kupu sudah enggan berada disana. Kehidupan Jakarta benar-benar berbeda dengan kota-kota lainnya. Sepertinya Jakarta tak pernah tidur. Akan selalu ada aktivitas selama 24 jam. Jika di Bandung jam 10an angkot Ledeng udah ga ada, di Jakarta jam 12 malam pun masih ada bus kota. Ekstrim.
Kemarin saya berkenalan dengan salah seorang mahasiswi UI saat di bus kota. Waktu menunjukkan pukul 9 malam.
Hana : “Kok baru pulang?”
Ita : “Ada kegiatan organisasi. Ini sih masih biasa. Saya pernah pulang jam10 malam dari kampus”.
Hana : ”Wah, kalo dari Depok jam segitu nyampe rumah jam berapa?”
Ita : “Paling jam 11an.”
Hana : “Hmmm…Kalo ada tugas gimana, terus kalo besoknya kuliah bangun jam berapa?”
Ita : “Ya kalo ada tugas dikerjain dulu, mentoknya jam 3 abis itu tidur dan jam setengah 5 harus bangun biar ga telat”
Hana : ???? woooow, hebat yaaaa..
Masyarakat Jakarta dituntut untuk mengikuti pola kehidupan yang cepat. Hana kalo jadi mahasiswa disana bisa K.O kali yaa, gila aja cuma tidur sejam setengah. Belum kalo macet di jalan, bus penuh, bikin sesek, aaa sepertinya akan rentan terkena stres. Bener-bener salut dan kagum sama orang-orang yang bisa survive di Jakarta. They struggle reflect their strength. Mereka bertahan dengan ritme kehidupan yang cadas abis. Ga heran kenapa mahasiswa disana lebih maju daripada mahasiswa kota lain. Tingkat persaingan disana pun lebih tinggi. Ternyata mereka memang sudah terbiasa bertahan di bawah tekanan. Ah tapi Hana juga harus bisa kuat dan tegar kayak mereka.
Pantes aja Babeh betah di Makassar. dulu kan rumah di Pondok Gede, Bekasi tapi kantornya di Cempaka Putih. Beuuuh udah kebayang gimana menderitanya pulang-pergi Jakarta-Bekasi tiap hari hahahaha.
Kehidupan Jakarta memang memiliki pengaruh besar terhadap kontrasnya status sosial masyarakatnya. Pasti kita sudah sering melihat gedung-gedung pencakar langit, apartemen real estate super megah yang bernilai belasan milyar berdiri kokoh di Jakarta. Namun dibawahnya masih terlihat gubuk-gubuk reyot, rumah berbahan dasar triplek dengan tanah sebagai alasnya. Mobil mewah melaju kencang dengan berisikan pengemudinya saja. Sedangkan di bus kota, puluhan orang berdesak-desakan berdiri akibat tidak mendapatkan kursi. That’s ironic.
sumangoot!
Ngeliat tanggal, iiwoow udah 18 November aja. Time goes so fast. Semester depan udah KKN, berarti ga bisa balik Makassar dong. Huaaaaaaa.
Udah jangan sedih mulu, fokus ama yang nyaris deadline aja nih. Inget Na, banyak agenda menjelang akhir taun.
- Tanggal 26 november ASCW, jadi seksi dokumentasi tapi kok males dateng rakor. Ah gimana nih si Hana. Rakor selanjutnya kudu dateng.
- Jangan lupa ngurus FNUB ke bu Anne.
- Tes TOEFL ke Balai Bahasa mau kapaaaaaan?
- Tanggal 24-25 insya Allah rihlah anak IQRO ke citarik, Bogor. Hayoo bertanggung jawab dong kalo udah dikasih amanah. Gerilya nyebar jarkom. Hem hem hem.
- Pekan sunyi 24 desember ampe 2 januari. BELAJAR! Jangan dipake maen mulu.
Oke kudu sumangoot….