Wednesday, 31 March 2010

Cinta dan Realita

Melihat banyak teman-teman yang sudah memiliki pasangan, sayapun turut bahagia. Tapi jika saya belum memiliki pasangan, bukan berarti saya tidak bahagia :)

Banyak teman yang bertanya “Hana koq belum punya pacar siih. Si A kan suka ma kamu, si B itu mantan ketua Osis looh, si C kuliah di luar negri. Kenapa ga dipilih aja salah satunya buat dijadiin pacar”. Okei temans, ketika kalian menanyakan hal tersebut mungkin saya hanya terdiam dan tersenyum. Kali ini saya akan menjelaskan beberapa alasan saya memilih tidak menerima mereka.

Untuk menemukan seseorang yang tepat bukanlah hal mudah. Untuk membuka pintu hatipun tidak semudah membuka pintu kulkas hehehe. I’m not a kind of girl who’s easy to fall in love. I’m really choosy, especially in a RELATIONSHIP. Ketika saya menjalin sebuah hubungan, saya ingin serius karena saya bukanlah tipe orang yang mau saja menggadaikan hati dan perasaan hanya untuk seseorang yang belum tentu menjadi jodoh saya (hehehehe maaf ya kalo bahasanya agak berat). Oleh karena itu, saat ini saya belum siap untuk menjalin hubungan. Sekarang saya masih tingkat 2. I realize that I have many obligations, especially academically. Saya ingin fokus pada studi saya dan tidak ingin direcoki dengan masalah percintaan. Saya yakin jika memang sudah saatnya, sang pangeranpun akan datang. Saya bisa saja menyukai seseorang, tapi untuk memilih orang yang tepat untuk dijadikan kekasih bukan sekedar masalah cinta. Lebih dari itu, karena segala sesuatunya sangat mempengaruhi perjalanan hidup kita.

Melihat teman-teman yang pacarnya merhatiin, kemana-mana dianterin, tiap malem diapelin memang sempat membuat prinsip saya agak goyah. Mungkin ini masalah yang sangat sensitif, tapi izinkanlah saya untuk membahasnya. Dalam Islam, cinta itu diatur bukan dibatasi. Kita diperintahkan untuk menahan diri hingga cinta itu diekspresikan pada waktu yang tepat, pada orang yang berhak, dan dengan cara yang benar. Jadi, jika suatu saat saya menjalin hubungan, berarti saya benar-benar sudah mempercayai orang itu dan berharap bahwa itulah orang yang tepat untuk menjadi teman hidup saya.

Semoga kita dianugrahi kesabaran dan kekuatan untuk menahan diri serta tetap menjaga kefitrahan diri kita hingga tiba saatnya kita mendapatkan cinta yang masih dalam fitrah-Nya. Alloh Maha Adil, jadi Hana yakin Alloh bakal ngasih yang terbaik untuk hamba-hamba-Nya. Inget aja, wanita-wanita yang baik hanya untuk pria-pria yang baik dan begitu pula sebaliknya. Nah sekarang Hana berusaha jadi wanita yang baik dulu sebelum berharap mendapatkan pangeran yang terbaik hihihiii =D

At last but not least, everyone has their own choice and I have mine. Inilah pilihan saya, jika teman-teman memiliki persepsi berbeda yaa silakan aja *kita kan hidup di negara demokratis. Tetep bhineka tunggal ika yaa hehehe

P.E.A.C.E O.U.T

Saturday, 27 March 2010

Everyday is a new day :)

Everyday is a new day, so enjoy your day!
Setiap hari merupakan hari baru dimana kita bisa melakukan hal berbeda. Perbedaan itu bisa bersifat negatif dan positif. Kitalah yang mengendalikan hidup kita, jadi kita memiliki pengaruh besar terhadap kesuksesan dan kegagalan kita. Yang jelas, if you do something positive then positive will be back to you.

Membuka jendela, mendengarkan musik, dan melihat matahari terbit merupakan kebiasaan saya di pagi hari. Dengan cara itulah saya menikmati atmosfer pagi untuk merasakan luapan semangat dan energi baru. Terkadang saya tergoda untuk kembali berselimut dan ngulet-ngulet di tempat tidur, tapi saya sadar bahwa hal itu hanya akan membangkitkan kemalasan. Oleh karena itu saya selalu berusaha untuk mengusir keinginan tersebut bagaimanapun caranya.

Ketika kita bangun tidur, berdoa dan bersyukurlah bahwa kita masih diberi kesempatan merasakan segarnya udara pagi, indahnya langit biru, dan cerahnya sinar mentari. Bersyukurlah bahwa kita masih bisa memberikan kontribusi terhadap dunia. Ketakutan menjalani hari memang sering muncul kapanpun dan dimanapun, tapi ingatlah bahwa: You don’t need to be worry about your day; you just need to do your best today.

makassar berjuta keindahan

Makassar Kota Daeng. Makassar merupakan salah satu kota besar di Indonesia. Hana pertama kali menginjakkan kaki di Makassar pada bulan Desember 1999. Keluarga Hana pindah ke kota ini karena Bapak dimutasi ke Makassar. Asing, itulah kata pertama yang terbersit di benak saya ketika tiba di Makassar. Bandara Hasanuddin terlihat tidak seperti bandara karena memang gersang dan belum terlalu banyak pesawat saat itu. Hana juga mengalami sedikit kesulitan dalam beradaptasi. Teman-teman mengatakan kamu dengan kita (kita adalah kamu dalam bahasa Makassar, kata ini dipakai untuk menunjukkan kesopanan). Saya bingung sekali ketika salah satu teman saya bertanya “Siapa nama, ta?”. Sayapun bertanya kembali “Ya?”. Teman saya mengulang “Siapa nama kita?”. Duh, bingungnya bukan maen pas ditanya kayak gitu. Jadi Hana jawab aja “Nama kita semua tidak sama. Nama saya Hana, kamu?”. Dia pun menjawab bahwa namanya Dhila, kemudian dia menjelaskan kepada saya bahwa kata kita itu artinya kamu. Hahahaha dodol yaaah….
Itulah salah satu pengalaman yang tak akan saya lupakan tentang Makassar. Tak terasa, keluarga saya telah 10 tahun lebih berada di Makassar. Saya dan keluarga sangat senang sekali bisa mengenal kota ajaib ini. Bayangkan, dalam waktu 5 tahun saja pembangunan kota ini benar-benar pesat. Jika tahun 1999 hanya ada Mall Ratu Indah, di tahun 2004 sudah bertambah 4 Mall (Mall Panakukkang, MTC, GTC, dan PTC). Kepadatan kota ini juga sudah menyaingi kota-kota besar di Jawa.
SD, SMP, dan SMA saya tamatkan di Makassar. Bahkan saya lebih mengetahui seluk-beluk Makassar daripada tektek bengek Jakarta yang menjadi tempat kelahiran saya. Banyak tempat yang sudah saya kunjungi selama saya tinggal di Kota Daeng ini. Saya benar-benar jatuh cinta pada pantai Bira dan Pulau Samalona. Pantai dengan pasir putih dan air lautnya yang biru. Hana senang sekali bisa mendapatkan berbagai jenis kerang dan menemukan bintang laut saat di pantai Bira. Kuliner Makassar juga memberikan ingatan tersendiri bagi saya. Selama 8 tahun tinggal di Makassar, lidah saya sudah sangat akrab dengan kuliner lezat dan nikmat ala Makassar seperti Coto, Palubasa, Pisang ijo, Air tahu (Susu kedelai), Kapurung, Mie Titi, waaaaa nyamannaaaa jadi pengeeeen =9

Saya terlanjur jatuh cinta pada semua hal yang melekat di Makassar. Meski bukan orang Makassar asli, bagi saya Makassar adalah kota indah dimana saya telah melewatkan sebagian perjalanan hidup saya disana. Di tahun 2010, Telkom (Perusahaan tempat Bapak saya bekerja) mengadakan mutasi lagi. Pilihannya Bandung, Jakarta, dan Surabaya. Atau tetap berada di Makassar. Saya tidak tahu apa yang menjadi takdir saya dan keluarga nantinya, tapi saya selalu berharap dan berdoa bahwa kami mendapatkan tempat yang terbaik dimanapun kami berada :)

do not underestimate the power of putih abu-abu




Melihat folder foto-foto jadul memang menjadi pilihan saya dalam mengisi waktu luang. Ada sebuah foto yang mengingatkan saya pada beberapa tahun yang lalu ketika saya masih muda (emang sekarang udah tuir? Ya enggaklaah, tapi udah deket ma kepala dua hehehe). Foto itu adalah foto saya bersama teman-teman seperjuangan di DJ Kamu Prambors. Menjadi salah satu penyiar DJ Kamu Prambors merupakan salah satu pengalaman berharga untuk saya. Pada awalnya saya sama sekali tidak berniat untuk memenangkan kompetisi menjadi penyiar, saya hanya ingin mengisi waktu luang saya dengan kegiatan positif. Maka saya mengirimkan CV dan foto sebagai syarat berkas, kemudian saya mengikuti proses training untuk penyeleksian. Saya sangat senang sekali bisa bertemu dan berkenalan dengan orang-orang baru dari berbagai SMA di Makassar. Ternyata banyak sekali remaja yang memiliki bakat dan potensi yang layak untuk dikembangkan. Okei, kembali lagi, Saya mengikuti training mulai dari tes Pengetahuan Umum, Bahasa Inggris, Membacakan berita, dan Tes Mental (tes terakhir merupakan tes yang paling sulit bagi saya). Untungnya saya ga mewek-mewek saat Kak Anti membentak dan mengomentari segala kekurangan saya, karena saya menyadari bahwa dari situlah saya banyak belajar. Thanks a lot Kak Anti, untung aja bisa nahan air mata dan ga mewek di depan umum *belajar tegar :)

Seleksi dimulai, dari 50 orang disaring menjadi 25 orang kemudian 20 orang, dan terakhir menjadi 12 orang. Saya benar-benar tak menyangka bahwa saya menjadi salah satu dari 12 orang itu. Di sinilah saya mendapatkan banyak teman dan pengalaman berharga. Ternyata menjadi penyiar itu tidak mudah. Kehadiran Kak Saski, Kak Chiko, Kak Kikan, dan Aghi sangat berjasa banyak dalam improve my announce skill. Teman-teman seperjuangan juga memberi banyak dukungan dalam setiap episode siaran. Zacky, Cakra, Ima, Dinda, Kiki, Chiko, Dep, Puthe, Dichil, dan Ichi. Kita sama-sama ngerasain keringet dingin bahkan ampe ada yang bergetar suaranya pas siaran pertama hihihiihi..

Duuh kangen kalian banget banget banget..

Kangen ngerumpi bareng, foto-foto bareng atau sekedar menuh-menuhin eskalator MaRI hehehehe >.<”

Sebenernya ada satu hal yang paling Hana kangenin, yaitu ngucapin “Do not under estimate the power of Putih Abu-Abu (Biasanya anak2 paling berapi-api untuk ngucapin kalimat magic ini). I miss go crazy with you all, guys :D

Thursday, 25 March 2010

friendship never die



Mempunyai sahabat adalah karunia berharga untuk semua orang di dunia ini. Begitupun saya, Hana sangat bersyukur bisa memiliki banyak sahabat yang sangat baik dan mau menerima saya apa adanya. Persahabatan yang baik bukan berarti ga pernah terjadi konflik, tapi justru memanfaatkan konflik untuk belajar dan memepererat persahabatan.

Jadi inget sesi curhat-curhatan ama Ririn n Mutia, Hana bisa nangis-nangis kalo lagi curhat hahaha ketauan cengeng dan melankolis hihihiii

Menurut Hana, Mutia dan Ririn adalah wanita super yang tegar dan dewasa. Makanya mereka suka ngasih wejangan-wejangan berharga buat si cengeng satu ini (tapi sekarang Hana udah ga cengeng lagi koq, kan udah gede dan ga childish lagi ^_^

Humairoh temen SD Hana waktu di Bekasi. Kita pernah jalan dari pondok gede ampe rumah gara-gara ga ada angkot huahahaha gempor dah betis cenut-cenut dan langsung berubah ukuran kayak pemaen bola gara-gara jalan lebih dari 2 km.

Fani dan Aya. Dua sedjoli yang sudah bersahabat sejak SD. Hana kenal sama mereka pas masuk SMP Athirah. Kita klop gara-gara sesama comicholic dan japanmania. Fani suka ngomel kalo Hana curhat lewat telpon lebih dari sejam hihihi maaf ya Fan udah bikin kuping panas, makasih udah jadi tempat curhat Hana selama bertaun-taun. Untuk Aya, baik-baiklah di Jerman dan sering-seringlah balik ke Bandung =)

Leny dan Ibrah. Kangen banget sangat sekali sama mereka (bahasanya amburadul). Ibrah si kecil yang pernah jadi artis cilik TVRI Makassar dan Leny pecinta biru yang sekarang masih awet sama Andry. Beruntung sekali bisa bersahabat dengan kalian.

Nisa, Supel, Nubi, Ta. Sahabat SMA saya yang bodor dan gokil abeeees. Nisa, si wajah arab yang cantik dan centil *damai. Hana pernah punya konflik sama Nisa, tapi teteeup ga ada yang bisa merusak persahabatan kita (beuuh bahasa guaaaa). Supel n Nubi, makhluk planet nebula yang odongnya ga ketulungan, saya bisa ketawa sampe keluar air mata when I killing time with them. Heran deh, si Supel yang suka nyontek pas SMA dan ulangan fisikanya remedial mulu bisa masuk fakultas kedokteran hahaha maaf ya Pel, jadi buka kartu disini. Ta a.k.a Miftah, kurcaci kecil yang mirip onde-onde. Tapi jangan salah, kecil-kecil dia pernah jadi wakil ketua osis padahal masih kelas 1. Hueeebaaaat.

True friends are like diamonds, they are precious things in life. Mutia, Ririn, Humairoh, Fani, Aya, Leny, Ibrah, Nisa, Supel, Nubi, Ta (dan masih banyak-banyak-banyak lagi sahabat saya. I’m so sorry can’t mention all one by one). Mereka adalah berlian berharga yang menjadi kado terindah dalam hidup saya. They are letting me know, when I’m wrong. They always cheer me up, when I’m down. I am so lucky that I have best friend like you. Sekarang kita terpisah jarak dan waktu. Saya sudah mendapatkan sahabat baru, begitu pula mereka. One thing that I always remember : Boyfriend come and go, Bestfriend stay forever. Life is change, everything flows. But my best friend always be in my heart and being my best girl. Thanks for being my bestfriend, LOVE you all <3

the true power of water



The True Power of Water by Masaru Emoto is one of My Favorite Books. Dalam buku tersebut Masaru Emoto menjelaskan penelitiannya bahwa air dapat merespon kata-kata. Ketika air diberi kata-kata positif, mereka akan berubah menjadi kristal yang sangat indah. Sebaliknya, ketika air diberi kata-kata negatif, mereka menjadi bentuk yang aneh. Penelitian ini sangat menarik karena 70% tubuh manusia mengandung air. Makanya ga usah heran, kenapa kita bisa merasa senang dan bahagia ketika dipuji dan merasa kecewa ketika dilecehkan. Tubuh kita mengandung 70% air, jadi reaksi kita terhadap kata-kata positif dan kata-kata negative sama dengan reaksi air terhadap kata-kata tersebut. Dari penelitian tersebut, Masaru Emoto mengatakan bahwa air akan berubah menjadi Kristal yang sangat indah jika diberi tulisan “Cinta” dan “Terima Kasih”. Subhanallah, keren yaa :)


Ketika diberi kata “bodoh”, air berubah menjadi bentuk yang aneh dan terlihat menciut. Sepertinya respon manusia juga akan begitu jika diberi kata “bodoh”. Dari buku itu, Hana bisa mengambil kesimpulan bahwa kita harus berhati-hati dalam menggunakan kata-kata. Kata-kata positif akan memberikan dampak yang baik untuk perasaan dan kesehatan kita, dan sebaliknya jika kita lebih sering menggunakan kata-kata negatif, itu berdampak buruk bagi perasaan dan kesehatan kita. Say “love and thanks” for everybody in everyday to make your life prettier.

bintang kebahagiaan

Dalam bahasa Jepang, Hana itu artinya bunga.

Kalo Hana Tsurayya?

Hmmm...Are you sure wanna know more about me?

Be ready!

Hana Tsurayya diambil dari bahasa Arab yang artinya bintang kebahagiaan. Orang tua saya memberikan nama tersebut karena mereka berharap saya bisa menjadi bintang kebahagiaan bagi mereka. Semoga Hana bisa memenuhi harapan mereka :)

Mungkin karena alasan tersebut saya sangat menyukai bunga, bintang, dan kebahagiaan (kalo yang satu ini saya yakin semua orang menyukainya) hehehehe. Hana sukaaaaaa banget sama bunga. Mulai dari Edelweiss, Mawar, Aggrek, Lily, Alamanda, Bougenvil ampe bunga bangke (Rafflessia Arnoldi). Menurut Hana semua bunga itu cantik dan semua wanita juga cantik.

Bintang. Bintang adalah benda angkasa yang bisa memancarkan cahaya sendiri, sama seperti Matahari. Selama ini kita sangat familiar dengan pernyataan “Capailah impianmu setinggi Bintang”.Kenapa Hana suka Bintang? Bintang melambangkan harapan dan asa. Kalo Hana lagi down dan kecewa karena kegagalan, Hana suka ngeliat bintang dan berasumsi “Diantara jutaan bintang di langit, pastilah salah satunya milik saya. Artinya disanalah impian Hana, mungkin kali ini Hana gagal, tapi yakinlah bahwa Bintang itu masih tetap di angkasa dan menunggu kita untuk memetiknya (meraih impian)”. I like to choose hopefully rather than hopeless.

Kebahagiaan. Everybody wants to be happy. But, did you know that happiness comes from your heart? Yaa, happiness depends on your heart condition. When you are very thankful and grateful for all of blessing that you have got, you will be happy no matter how hard your life is. Kebahagiaan berbeda dengan kesenangan. Kesenangan tergantung dengan keadaan luar, sedangkan kebahagiaan tidak. Kita bisa saja dihadapkan pada situasi dalam hidup yang membuat kita kecewa dan tidak senang. Tapi cobaan tersebut tidak akan pernah bisa merampas kita dari kebahagiaan. Ketika kita memilih kebahagiaan, kita memiliki keyakinan bahwa penderitaanpun merupakan sebuah proses pelajaran hidup dan bukan alasan kita untuk tidak bahagia. Be happy!

Semoga hidup saya benar-benar merepresentasikan arti nama saya yang sesungguhnya. Saya mengutip lirik lagu Sherina yang benar-benar melambangkan perasaan saya saat ini.


Aku Beranjak Dewasa


Di malam yang sunyi dan sesenyap ini

Dapatkah ku mohon pada Yang Esa

Masihkah tampak manis raut wajahku

Masihkah seputih kapas di hatiku

Bilakah tak ku koyak mata hatiku

Mungkinkah


Begitu besarnya kasih-Mu untukku

Karunia dari-Mu setiap waktu

Tanpa-Mu takkan indah jalan hidupku

Tanpa-Mu takkan mudah nikmat rizki-Mu

Karena-Mu ku selalu bersyukur saat ini

Ku beranjak dewasa


Semoga hidup ini kulalui dengan hati

Yang seterang bintang-bintang

Indah bertaburan

Tanpa kecewa, amarah, prasangka

Dan semoga selalu ku jalani perintah-Mu

Tuhan bimbinglah diriku

Penuh kasih, Yang Maha Pengasih

Doaku selalu