Saturday, 28 May 2011

then I say "goodbye"

Astaghfirullahal’adzim..
Ya Allah ampuni Hana. Hana hanya seorang manusia yang penuh dosa. Hana lemah. Hana rapuh. Hana sangat membutuhkan-Mu saat ini.
Entah ini sudah keberapa kalinya Hana nangis hanya karena dia. Hana bener-bener ga bisa menahan derasnya air mata yang mengalir. Ini sakit sekali. Beberapa hari yang lalu Hana berjanji untuk tidak memperdulikannya bahkan menghapus semua hal yang berhubungan dengannya. Tapi hari ini Hana ga sengaja buka fb mantannya yang telah memiliki kekasih baru, dan ternyata ia masih tetap mengirimkan kata-kata romantis di wall mantannya. Hana ga tau kenapa abis baca tulisan dia di wall tersebut nyesek banget. Bukan apa-apa. Selama ini mungkin hana masih punya secuil harapan padanya, tapi harapan itu musnah dengan melihat apa yang ia lakukan. Hana ga suka, dia bahkan ga pernah setia dengan apa yang telah ia tulis. ”Mengorek sampah-sampah masa lalu hanya membuat kedua belah pihak menjadi bau”.
Tapi nyatanya, ia masih berkubang dengan masa lalu. Huh.
Oke Hana, seka dulu air matamu. Tarik nafas.... istighfar..
Mungkin dengan ini Allah menunjukkan pada Hana bahwa ia diciptakan bukan untuk Hana, dia bukan yang terbaik untuk Hana. Jadi tolong, jaga hatimu agar tidak terluka. Lupakan. Ikhlaskan. Ini serius lho, untuk kebaikan kamu juga, Na.
Susah memang melupakan orang yang pernah hadir dalam hidup kita, apalagi orang tersebut pernah singgah di singgasana hati kita. Tapi Hana yakin Hana bisa mengatur dan menetralisir perasaan ini. Hana ga mau hati Hana terkontaminasi dengan virus merah jambu yang berbahaya. Hana ingin cinta hana hanya untuk seseorang yang menjadi suami Hana nantinya. Fighting Hana, kamu bisa!
Ini hanya salah satu ujian dari Allah agar kamu bisa lebih ikhas menerima hal-hal yang ga sesuai sama harapan kamu. Inget deh janji Allah, jika Allah mengambil sesuatu yang kita cintai dan kita ikhlas melepaskannya, maka Allah akan memberikan yang lebih baik atau bahkan yang terbaik untuk kita nantinya. Kuncinya ikhlas.
Hana ingin mengatakan sesuatu padamu yang nun jauh disana, yang bahkan ga pernah peduli  sama Hana. Semoga kita diberikan pasangan yang terbaik oleh Allah SWT. Jika suatu saat nanti kita bertemu lagi, jangan tanyakan rasa yang telah ku tinggal mati.

Addicted to Internet

Facebook, Twitter, MSN messenger, YM, etc are social networks that allow you to keep in touch with people around the world. It’s not a big deal how far they are, if you connect the internet and log in to those webs, you can chat and having a conversation with them easily.
Most of people in the world have an account of those webs. A lot of people enjoy surfing the net. However, some people spend such many hours on-line that they are Internet addicts. Although an average person spends eight to twelve hours per a week, but an addict spends to twelve hours per day online. Because addicts spend so much time interacting with the computer so it can affect their lives negatively. They became social recluses, because they stop going out and talking to people face to face. They avoid real-life situations, preferring instead to be in a dimly lit room with only the glowing screen to light up their lives. Internet addiction negatively affects not only the addicts themselves, but also the people around them.
As college students are especially technologically skilled they can easily become non-stop Net-suffers. Many colleges provide computers at several locations around campus since students can use them at any time day or night. As a result, students can spend too much time surfing the net instead of “surfing” their textbooks. In short, even though the internet is an excellent source of information and entertainment, but we must not let it take over our lives.

Thursday, 26 May 2011

bringing mobile phone to school

Recently most people own mobile phone. Why does mobile phone user increase dramatically in recent years? First, the features and functions have increased. Mobile phone is not used just for calling, but sending text, taking pictures, recording videos, accessing internet, playing games and much more. Second, mobile phone has also become a lot cheaper. Now this communication device does not only fill the pocket of adult but also teenager and children. Even a lot of phones are intentionally designed to teenaged market. However should they be allowed to bring them to school?
Many schools do not allow students to bring cell phones to school. It is very reasonable because bringing phone to school potentially disrupts the learning process. Most students use cell phones irresponsibly. They use cell phones to chat to their friends during class. They also use the calculator and camera features to capture the material in examination.
Students go to school to learn and behave fair way. Cell phones provide a large temptation to cheat in the tests. They can communicate to anyone and almost anywhere in the world. Because of the small size of the cell phone, students can send a text quietly and discreetly. The text can go unnoticed anywhere to get help on answering tests, and other class assignment. Learning in school is to behave fair not cheating.
Therefore, schools should ban students from bringing their cell phones. However it should be done fairly. In case of an emergency some student need a call for help, providing easy access to phone is better.

Sunday, 22 May 2011

botany garden, the peak, and performa

Hari ini Hana bersemangat sekali, pasalnya Hana akan ke botany garden lanjut ke the Peak bersama anak-anak dari UKM Performa. Hana berangkat jam 7.15 dan nyampe di PKM jam setengah 8. Ternyata yang dateng baru 6 orang sodara-sodara! Dan cowok semua. Mati awak. Hana langsung sms Kachiew untuk segera datang. Dia hanya membalas sms dengan ”d jln na. hehe”. Satu setengah jam kemudian si Kachiew baru dateng. Hana langsung marah-marah, ”kemana aja si Chiew, pasti tadi pas sms belum di jalan deh” semprot Hana. ”Gw di jalan kok na” balas Kachiew. ”Boong ah, lu pasti masih di rumah kan. Masa iya di jalan ampe sini 1 stengah jam” timpal Hana. ”Gw bilang kan di jalan, jalan mau ke kamar mandi maksud gw. Hahahaha” huuuu dasar Kachiew pinter ngelesnya.
Setelah hampir 15 orang, Hana dan rombongan Performa langsung capcus menuju Botany Garden yang terletak di desa Cihideung, Parongpong. Hana diojekin ama Kachiew. Beneran deh, karena kita naek motor semua dengan pakaian yang berwarna gelap (kecuali Hana, make baju kuning dong haha) maka Hana ngerasa kita udah kayak genk motor. Membelah lalu lintas dengan mengendarai motor beriringan hahaha tapi jelas kami bukanlah gek motor yang bengis dan bak algojo itu. Kami disini komunitas Performa yang ingin hunting foto sambil touring, ngebolang, dan bekpekeran. Sesampainya di Botany Garden Cihideung, kita langsung jepret sana-jepret sini demi mendapatkan foto yang bagus. Seneeeeng banget ngeliat kebun bunga yang subhanallah indahnya. Udaranya sejuk karena berada di dataran tinggi, menyehatkan mata yang melihat bunga warna-warni bertebaran dimana-mana, tumbuhan-tumbuhan unik yang belum Hana lihat sebelumnya, semuanya benar-benar menakjubkan.
Alhamdulillah sekali bisa kesini bersama teman-teman Performa.
Ini beberapa hasil foto Hana:





Puas melihat keindahan kebun bunga, akhirnya Hana dan rombongan melanjutkan perjalanan ke the Peak. Kita akhirnya berhenti di sebuah villa, beristirahat sebentar, makan-minum, kemudian dilanjutkan dengan pengukuhan anggota baru Performa. Alhamdulillah Hana dinyatakan lulus menjadi anggota Performa. Sebagai tanda lulus, Hana diberi syal yang dilabeli tulisan Performa. Terima kasih akang-akang dan teteh-teteh serta teman-teman semua yang merancang acara ini :D
Nama Hana tercantum disini, Alhamdulillah....

Waktu menunjukkan pukul 2 siang, Hana udah gelisah banget cuz belum sholat dzuhur. Duh mau pulang juga ga bisa, Hana ga bawa motor sedangkan Kachiew yang tadi ngojekin Hana udah pulang duluan. Huaaaaa Hana mau sholat, tapi gimana ini yang lain masih pada asik papotoan. Untungnya ada Kang Febri dan teman-teman yang mau pulang duluan. Jadi Hana ikut mereka biar bisa segera shalat dzuhur. Hana dianterin ampe kosan, terima kasih banyak Kang Febri udah bertarung dengan jalan berliku-liku sambil dikejar waktu. Ga tau deh gimana nasib dzuhur Hana kalo ga ada dia. Walau Hana nyampe kosan jam 3 kurang 15 menit, paling ga Hana masih kebagian waktu untuk sholat dzuhur.
Hari ini Hana dapet pengalaman banyak banget dan dapet keluarga baru di Performa. Makasih banyak semuanya, Hana belajar banyak tentang fotografi, loyalitas, dan solidaritas dari kalian semua. Jangan berhenti untuk terus berkarya dan berbagi ilmu bagi mereka yang haus akan prestasi :D 

Friday, 20 May 2011

The Concept of Beauty

Today I go to library to observe many kinds of research paper. I try to find an inspiration in writing research proposal. While I selecting the topic of my research, I found an interesting research paper. The title is “Japanese Woman’s Beauty as Perceived by Male Authors”. This is one of research paper from my senior in English Literature, Farah Amalia. Because I think it has a unique title, I try to read the paper gradually. My favorite part of this ‘skripsi’ is The Concept of Beauty. It can be seen below:
Only 3 percents of women in Asia including Indonesia says that they are beautiful compared to women in Europe and America who only contribute 2 percents. Surprisingly, 99 percents of Bandung women who are famous for their beauties known as ‘Mojang Priangan’ don’t feel or think that they are beautiful. This is taken from campaign for Real Beauty survey is done by Dove, a well-known soap brand (retrieved from Pambudy, March 21st 2007). This survey has revealed that these women are not confident about themselves. This happens because of the strong influence from the media since today’s popular icons of beauty are mostly found in music video and commercial TVs. Clearly, it has made a great impact on women’s view about their own beauty. Global market industry has created a standard of beauty through Western influenced. So, the woman tries to be like the figure of Western woman such as being skinny, white, and tall with blond hair.
We have been introduced to goddess of beauty from the ancient time such as Aphrodite in Greek mythology, Venus in Roma mythology and Laksmi in Hindu mythology hat also set the standard of beauty. For them, sparkling eyes were considered beautiful and they applied the heavy metal antimony to make their conjunctiva sparkle.
In the middle ages, European women’s beauties related with their fertility, their reproduction ability. Their beauty really connected with big pelvis and big breast, which is related with their function in reproduction. In early 19th century, beauty was defined as a round face and big shoulders with pump body. Entering 20th century, beauty identified with a woman whose back and thigh were big. In 1965, English model, Twiggy, shocked the world with her ‘ultra thin’ body and inspired the looks of 60s. Beside myth of beauty, women’s perception of beauty is greatly influenced by much kind of factors such as culture, status, power, and money.

This writing gives me information about beauty. How about you gals? Do you judge beauty by physical appearance?
Okay, personally I think beauty is relative. It can’t be measured by method or approach. Some people said that woman who has white skin, long hair, and sharp nose is beauty. Some others said that beauty is not just about physical appearance but also about the heart.
Ya, I think an eternal beauty is in your personality. No matter what colour your skin is if you always smile, you looks more beautiful. If you are happy, you also look beautiful. If you do something positive sincerely, your face will be shine and your eyes sparkling. It is called beauty from the heart. I believe that when you do something bad for example drink alcohol and smoking, it would give affect for your body and your beauty. You will have downcast eyes, yellow teeth, and weak lungs. Your beauty will be fade soon.
So, don’t worry about what people said about beauty. Just be yourself, be a nice person,  then you will have your own beauty.  Don’t judge a book by the cover is the best idiom to get on it.  

Tuesday, 17 May 2011

de Ranch :D

Hana sangat menyukai travelling dan adventure. Makanya, jika liburan tiba Hana ga bakal betah kalo cuma di kosan aja. Gitu juga kemaren, Hana nekat menculik Sasti dan Hendra untuk menemani Hana ngebolang ke de Ranch. Padahal Hana belum pernah kesana dan ga tau tempatnya dimana. Hana cuma berbekal pengetahuan yang Hana dapat sehabis nonton sebuah program jalan-jalan di Trans TV. Modal niat dan nekat aja dah.
Kita bertiga naek angkot Lembang, trus turun di Pasar Lembang. Abis itu Hana dan kedua ekor sanderaan Hana naek delman ke de Ranch.
Waaaaaaah, ternyata de Ranch ga begitu jauh dari kosan Hana. Kita masuk dengan membayar tiket seharga RP 5.000,- murah bukan? Setelah itu Hana segera menukarkan tiket dengan segelas susu. Tiket masuk hanya 5 ribu, dapet susu pula. Bener-bener wisata yang cucok buat anak kosan hihihi
Banyak sekali wahana permainan yang disajikan de Ranch. Ada flying fox, trampolin, bola air, naek kuda maupun delman, dan masih banyak lagi. Tarif naek kuda 1 puteran 20 ribu, trampolin 15ribu sepuluh menit, dsb. *Hana lupa ngapalin smuanya*
Karena daerahnya di Lembang yang notabene dataran tinggi dan deket gunung, jadi udaranya masih fresh banget. Pemandangannya juga luar biasa menakjubkan. Hana bersyukur sekali datang disaat yang tepat. Hari cerah, matahari bersinar, langitnya bersih, aaaa seneeeeng. Ga nyesel deh bisa ngebolang ampe sini. Setelah menikmati pemandangan dan berjalan berkeliling, maka Hana dan teman-teman segera menyempatkan diri melakukan ritual yang tak boleh terlewatkan. Apalagi kalo bukan....... narsis-narsisan alias papotoan. Di setiap sudut de Ranch kita berpose bak foto model dadakan hahahaha orang-orang pada ngeliatin, mereka mungkin berpikir ”Ni bocah cuma bayar tiket masuk doang dan ga maen wahana permainnan, eh malah foto-foto doang” bwahahaha maaf ya Pak, Bu.. uang 5ribu bagi kami sangat berarti jadi kami manfaatkan segenap jiwa dan raga *ga mau rugi ceritanya*
Dan inilah oleh-olehnya:




Alhamdulillah....
Hari ini seru banget pokoknya, besok-besok Hana harus meng-eksplor tempat-tempat di Bandung yang belum pernah Hana kunjungi. Sayang kan, kalo ga tau tempat-tempat menarik di Bandung padahal Hana udah hampir 3 taun disini. Hana ga mau kayak katak dalam tempurung yang tidak pernah melihat dunia luar, Hana ingin belajar dan menemukan hal-hal baru setiap hari di tempat berbeda. Terima kasih buat Hendra dan Sasti yang dengan baik hati mau jadi pasukan ngebolang Hana. Jangan kapok-kapok ya petualangan bareng Hana...
Oke deh, semoga liburan kalian menyenangkan =)
Stay tune terus on the journey with me hehehehe

hidup untuk belajar

Ada tulisan menarik yang Hana dapatkan dari salah seorang sahabat saya, Khairunnisa R Utami. Hana ijin menuliskannya disini ya Nis..
Hidup Untuk Belajar

Bersyukur meski tak cukup
Ikhlas meski tak rela
Taat meski berat
Memahami meski tak sehati
Sabar meski terbebani
Setia meski tergoda
Memberi meski tak seberapa
Mengasihi meski disakiti
Tenang meski gelisah
Percaya meski susah

Dalam hidup ini, kita sebaiknya selalu belajar dan tak pernah putus asa dalam mencari ilmu. Hal-hal diatas memang tidak mudah untuk dilakukan karena memang setiap perbuatan baik pasti akan diiringi dengan jutaan rintangan dan hambatan, namun sebagai manusia kita diharapkan untuk mau dan mau untuk terus belajar menjadi pribadi yang lebih baik, menikmati prosesnya, melalui tahap kegagalan, bangkit dari keterpurukan, tak henti mencoba sebelum kesuksesan sebagai tujuan utama benar-benar jadi milik kita. Semoga kita bisa melalui hidup ini dengan hati yang bening dan jiwa yang tenang hingga pada akhirnya kita termasuk orang-orang sukses yang bisa mengolah hati, jiwa, dan pikiran menjadi sebuah harmoni.

Sunday, 15 May 2011

mbak Oki, penyejuk hati

Halo temans, apa kabar? Pada kemana weekend ini?
Selasa libur nyepi, eh senen juga diliburin hahahaha demen deh kalo udah banyak liburnya x)
Mau tau ga hari ini Hana ngapain aja?
Baiklah, inilah yang Hana lakukan seharian...
Jeng.. jeng...
Bangun tidur, sholat subuh, langsung ngulet-ngulet lagi di tempat tidur, biasaaa.. formalitas orang males gara-gara kebanyakan libur dari jumat kemaren. Bingung mau ngapain. Bener-bener ga produktif. Tidur dulu ah... Jam 8 bangun, punya ide buat jalan-jalan ke Lembang. Pengen ke The Ranch ah, naek kuda. Daripada Hana melempem gini di kamar kosan. Hana langsung sms Lala. Eeeh si Lala teletubbies malah ngajak Hana ke Book Fair di Braga trus lanjut belajar angklung. Baiklah, Hana akui Lala sangat pintar merayu dan akhirnya Hana ngalah plus manggut-manggut aja nurutin rencana dia.
Hana, Lala, dan Teh Imas pergi naek Damri yang buju buneeeeeeng ramenya dahsyat. Kami bertiga ga dapet tempat duduk, alhasil dari gerlong ampe braga kita berdiri di dalem bis yang sumpek, pengap, ditambah aroma campuran keringat orang. Beuuuh manteb emang nih Damri, fenomena kayak gini cuma ada di Indonesia. Buat orang-orang borju jangan coba-coba naek Damri kalo ga mau mabok di jalan.
Lanjuuuut, sesampainya di Braga, Hana masuk ke counter Mizan. Disana Hana ditawari buku terbaru Oki Setiana Dewi, udah pada tau dong ya doi tuh siapa. Itu loh yang jadi Anna Althafunnisa di Ketika Cinta Bertasbih.
Mas Mas Mizan berkoar-koar mempromosikan buku mbak Oki. ”Bagus lho mbak, sekarang lagi diskon 20 % lagi. Beli aja mbak, ntar jam 1 ada talk show juga sama mbak Oki jadi bisa langsung minta tanda tanggannya” cerocos Mas pramuniaga Mizan. Hana hanya menganggukkan kepala dan senyum. Hana sempetin baca review bukunya yang berjudul ”Melukis Pelangi” kemudian membaca beberapa halaman. Iya, menarik. Hana pun memutuskan untuk membeli buku tersebut.
Abis sholat dzuhur Hana langsung nungguin artist of the day, siapa lagi kalo bukan mbak Oki. Aneh deh, segila-gilanya Hana ama Sherina, Hana ga pernah nonton konser tunggalnya. Eh ini, baru ngebaca seuprit buku mbak Oki, Hana udah kayak dijampi-jampi gini ampe bela-belain nunggu doi dateng. Bilangnya sih dateng jam 1, ga taunya doi baru dateng setengah 2. Huuuuuuu hampir aja Hana sewot n marah-marah ama manajemen Mizan yang kurang profe-profesional maksudnye. Tapi siapa sangka, pas ngeliat wajah ayu mbak Oki, Hana yang tadinya masang muka asem langsung meleleh doong, ga jadi marah atau kesel gara-gara nungguin doi hampir stengah jam lebih. Beneran deh, Subhanallah bangetlah, mbak Oki yang selalu Hana liat di tipi sekarang ada di depan mata. Tersenyum. Manis sekali. Ia mengucapkan salam terlebih dahulu untuk menyapa para penggemarnya. Ya Allah, cantiiiiik banget. Suer disamber cowok ganteng, baru liat yang cantiknya bersinar gitu. Acara kemudian dilanjutkan dengan cerita singkat mbak Oki tentang apa yang ada dalam buku Melukis Pelangi. Ia juga menceritakan tujuan menulis buku tersebut. Huaaaaaaa pengen nagis deh denger pengalaman dia yang super duper penuh hikmah.

Inilah foto yang Hana abadikan :D

Kalo ini buku Melukis Pelangi karya mbak Oki Setiana Dewi

Nah, ini dia tanda tangan mbak Oki di buku Hana. Makasih ya mbak :)

Setelah menyempatkan diri mendengarkan talk shownya, Hana pun segera bergegas mengantri untuk mendapatkan tanda tangannya di buku yang baru Hana beli. Rasanya kayak mimpi deh bisa sebelahan ama orang yang cantik, ayu, manis, baik, sholehah, aaaaaah kayaknya Sherina terdepak dari singgasana hati Hana *lebaaaaay* hihihi
Pokoknya Hana seneng banget hari ini. Mbak Oki jadi inspirasi Hana untuk bisa lebih baik dan lebih mendekatkan diri pada Allah :)

Saturday, 14 May 2011

research proposal makes me galau

Think…think.. think..
I have no idea about my research proposal. I don’t know how to begin with. I haven’t decided yet about the topic to raise. It should be complicated. The due date is 1st June. Oh gosh, why do I always put off my work?
Hana…Hana.. siapa suruh nunda-nunda kerjaan mulu. Kelimpungan kan sekarang. *banjir air mata penyesalan*
I don’t know, but the idea always comes up if I got more adrenalin near the due date. Pyuuuuf, I have to change this bad habit.
Now, what should I do? Should I go to the moon to find a spontaneous inspiration? *YAWNING*
I think I just need to take some time to have a rest to refresh my mind. Hope something amazing will be happen tomorrow. 

unexpected

I’ve told you before that I got Minang Group for KKN. Unfortunately, I can’t join with them. Yesterday, when Ani entered my email address, the program said my email has expired. I have to log in with the other email. It spends many times to get my new email; I won’t make Ani and friends waiting only for me. I excuse them for making group without me inside. Huhuhu poor me, for technically mistake I have to separate with Ani and Minang Folks.
Alhamdulillah, I’ve got new group now. My destination for KKN is Melong Village, South Cimahi. I choose MBS program (Manajemen Berbasis Sekolah). Roman-romannya sih bakal jadi guru lagi hohoho. Anyway, surprisingly, I know nothing about my friends in my group. The group consist 4 males and 6 females including me. Huaaaaaa, I haven’t known them yet, even one person. I’m not a skeptic one; I just want to imagine what I should do to break the ice between people that I haven’t met yet.
I tell my problems with my besties. Aini said “Ah Hana, you are friendly. Don’t worry about that. I’m sure you can blend with them in just a few days.” and Vera also said this “Ya Han, you are very talkative and SKSD person. I’m sure it’s not a big deal for living with new people”. Hahaha SKSD, TALKATIVE? Segitunyakah kalian menilai dirikuuuu hehehehe.. I hope I can be friends with them and find a good formula to make this KKN program going well. *full of spirit* 
                 Muchas gracias for your support my lovely besties, I will be missing you for a couple months ahead. Wish me luck then : D

Wednesday, 11 May 2011

Minang Family Wannabe


Mahasiswa-mahasiswi UPI lagi riweuh banget buat daftar KKN. Hana juga ikutan riweuh. Tadinya Hana udah pasrah aja dah mau dapet kelompok siapa dan tempatnya dimana. Tapi tiba-tiba ada sms dari Ani, bunyinya:
A: han, dah dpt klp KKN? Mau ikut klp ani ga?
H: blm dapet nih, ama siapa aja An?
A: Ani, nella, deri, tuti, koi, danil dsb..
H: oke hana ikut klp kamu
            Dalam memilih kelompok KKN, kita ga boleh sekelompok dengan orang yang jurusannya sama. Harus random dan terdiri atas various major in each group. Tiap kelompok terdiri atas 10 orang. Hana bersyukur banget diajakin sama Ani disaat temen-temen Hana babak belur nyari-nyari kelompok KKN.
Beberapa hari kemudian Hana disuruh ngumpul di Al-Furqon untuk rapat kelompok. Nentuin ketua, program dan tempat yang dipilih untuk KKN. Hana sih dateng aja, toh sekalian kenalan ama anggota lain yang belum Hana kenal. Daaaan... Jejejejeeeeeeeeng..
Hana baru ngeh ternyata 8 dari 10 personel kelompok Hana adalah orang Minang hahahaha ciyek duo tigo sapayung baduo ribuik ribuik lah semua dengan bahasa Minangnya. Apa yang dilakukan Hana ketika mereka bicara dengan bahasa asli mereka? Cengok, bengong ngeliat mereka ketawa, ngobrol, dan berinteraksi dengan bahasa yang menurut Hana sangat unfamiliar. Tapi lucu loh bahasa mereka, kampung jadi kampuang, jauh jadi jauah, mata jadi mato. Berarti kalo Hana cantik sekali bahasa minangnya Hana cantiak sekalio *ngarang bebas hahahahaa
            Senenglah udah ketemu calon temen-temen seatap buat KKN. Mereka baik-baik dan memiliki solidaritas tinggi. Seneng deh bisa kenal kalian. Kayaknya Hana harus belajar bahasa Minang dulu nih sebelum terjun KKN. Ada yang buka lesnya ga sih?
            Inget banget dulu pas P2M (Pengabdian Pada Masyarakat) 2009 Hana ikut ngajar SD kelas 2 di Pangalengan selama seminggu. Kebetulan daerahnya agak terpencil jadi anak-anaknya banyak yang belum bisa bahasa Indonesia. Mereka hidup dengan bahasa Sunda yang sangat kental. Nah, ada kejadian lucu waktu Hana ngajar bocah-bocah polos ini.
Hana: Anak-anak, kata-kata ini ditulis di buku tulis kalian ya...
Murid: Eta teh diserat bu?
Hana: Ini ditulis, bukan diserat
Murid: Muhun, diserat
Hana: Ditulis ya anak-anak.. *keukeuh memberi instruksi pada mereka untuk menulis*
Alif: Iya, diserat anak-anak
Hana: Apaan sih Lif, diserat? Lo kate tebu pake diserat?
Alif: Bahasa sundanya ditulis tuh diserat, Na..
Hana: *speechless*
  Gini nih kalo guru sotoy, ga tau bahasa Sunda eh keukeuh aja bertahan dengan sotosness-nya hahahaha maaf ya murid-muridku sekalian. Silakan diserat....
Hihihihi...


Pokoknya kegiatan kayak gini tuh seru! Bakal jadi pengalaman yang ga bisa dilupain. Banyak ilmu yang ga bersifat akademik. Ilmu yang ga kita dapet di kelas, tapi didapatkan secara practical. Belajar untuk berinteraksi, bersosialisasi, dan peka terhadap masyarakat yang baru kita temui.
            Harus siap-siap nih buat KKN. Banyak banget project yang harus kelar di akhir bulan ini:
  1. Research Proposal
  2. Report Kwu
  3. Join TEYL seminar
 Terus lanjut prepare buat UAS dan siap-siap KKN. Huaaah, rasanya banyak banget yah yang harus dikerjain. Mikirnya aja udah pusyiiiiing. Tapi harus tetep semangat. Jangan hanya dipikirin aja, tapi harus do the action to make it real :D

Thursday, 5 May 2011

listen first


Hana janjian ama Vera, Aini, Elsa n Junita buat kerja kelompok di kosan Vera hari Minggu jam 9, Hana ngoceh-ngoceh dengan frekuensi lebih dari 3 hz ngingetin mereka untuk on time dan ga terlambat sedetik pun.
Pas hari minggunya.......
Hana: Hosh hosh hosh..Assalamu’alaikum... Maaf ya temen-temen Hana datengnya telat hehehehehe hosh hosh hosh
Vera: Woooo kemaren siapa sih yang ngotot banget ngingetin kita buat on time
Aini: Au nih, makan omongan sendiri si Hana
Elsa: Cuekin aja yuk
Hana: Ih jahat amat sih kalian, maafin Hana... bener-bener ga sengaja...
Junita: Emang lu terlambat gara-gara apa han? Jemuran lo? Cucian lo yang segunung, hah?
Hana: Bukan...... *sambil geleng-geleng kepala*
Vera: Trus kenapa?
.........
.........
Hana: Hana baru dikejar doggy....
DIAM.
HENING.
SUNYI.
1 detik...
2 detik...
3 detik...
Meledaklah tawa mereka BHAHAHAHAHAAAAAAAAA
Aini: Konyol banget sih lu haaaan hahahaha masuk sini minum dulu
Vera: Iya nih, kasian banget hahahaha olahraga dulu sebelum ke kosan gw hahahaaaaa

Tuesday, 3 May 2011

we really miss you guys :)

Kelas saya sedang berkabung. Ya, kelas 6  Dik A sedang kehilangan beberapa jagoannya. Bukan, bukan karena mereka telah pergi untuk selama-lamanya, tapi karena mereka melakukan aksi mogok kuliah entah karena masalah apa. Geris Setiawan dan Rifqi Rayhani. Mereka adalah teman seperjuangan saya dari semester 1. Sudah hampir sebulan batang hidung mereka tak tampak di lingkungan kampus.
Konon, mereka sedang mengalami kegalauan tingkat akut hingga mendirikan partai GALAU SILIWANGI. Ah, ternyata tak hanya perempuan saja yang bisa galau. Teman-teman se-gentle mereka pun bisa mengalaminya. Rocker juga manusia, apalagi mereka.
Untuk teman-temanku tersayang, Rifqi Rayhani dan Geris Setiawan, saya dan semua teman-teman kelas 6 Dik A benar-benar merindukan kalian. Kami rindu melihat Rifqi yang selalu peduli pada tektek bengek akademik dan non-akademik kelas, kami rindu celoteh dan guyonan renyah Geris yang selalu memberi keceriaan lebih pada kelas kami. Inget banget waktu kita sekelas ngasih surprise cake birthday buat Rifqi, eh tiba-tiba Rifqi terharu dan bilang ”Terima kasih teman-teman. Saya mencintai kalian karena Allah” hahaha lucuuuuu. Inget juga pas Geris, Ayu n Rifa joget maut di kelas dengan backsound Baby-Justin Bieber untuk lomba video ESCW taun lalu. Mereka bahkan lebih unyu dan gokil dari si duo Keong Racun. Ya, kami rindu ke-EKSISsan kalian di tengah-tengah kami. Kita satu kelas, we are a big family said Bu Ika. If you have problems and need our support to cheer you up, just call us. We always stay here, because we are friends.




Kembalilah ke kampus, kita bersama-sama menyongsong masa depan yang lebih cerah. Kebersamaan kita mungkin bisa dihitung waktu, mungkin taun depan kita bakal menapaki hidup masing-masing. Ketika toga dan resepsi wisuda terbayang, sepertinya sudah tak lama lagi. Pergunakanlah waktu kebersamaan yang singkat ini teman-teman hehehe (maaf agak lebayatun). Jangan galau lagi. Jangan biarkan galau menjajah hati. Mari bersuka cita bersama kami di sini. And the last, WE REALLY MISS YOU GUYS :D :D :D
Sincerely,
Your English Edu 6 A Friends

Love in Another Perspective

Jalan Cinta Para Pejuang karya Salim A.Fillah. Sebuah buku yang mampu menghipnotis saya. Kata-kata yang terangkai indah mengandung sejuta makna bagi siapa saja yang membacanya. Ada beberapa kalimat penuh hikmah yang ingin saya tuliskan di sini:
Jalan cinta mempertemukan cinta dan semua perasaan dengan tanggungjawab. Seperti Ali kepada Fatimah. Dan di sini, cinta tak pernah untuk menanti. Ia mempersilakan. Atau mengambil kesempatan. Yang pertama adalah pengorbanan. Yang kedua adalah keberanian. Dan bagi pecinta sejati, selalu ada yang manis dalam mengecap keduanya.

Kecocokan jiwa memang tak selalu sama rumusnya
Ada dua sungai besar yang bertemu dan bermuara di laut yang satu; itu kesamaan
Ada panas dan dingin bertemu untuk mencapai kehangatan; itu keseimbangan
Ada hujan lebat berjumpa tanah subur; lalu menumbuhkan taman; itu kegenapan
Tapi satu hal tetap sama
Mereka cocok karena bersama bertasbih memuji Allah
Seperti segala sesuatu yang ada di langit dan bumi, ruku’ pada keagungan-Nya

Kita pasti sudah pernah mendengar cerita Layla dan Majnun atau Romeo dan Juliet. Mereka diagung-agungkan sebagai pejuang cinta, tapi apakah itu yang disebut cinta sesungguhnya?
Ada banyak hal ’tidak benar’ dan ’tidak etis’ di balik kesetiaan cinta Layla dan Majnun serta Romeo dan Juliet.Berlebihan dalam mencintai hingga menunjukkan tanda kegilaan. Lebih bersedih atas kehilangan kekasih dibanding kematian ayah dan ibu. Apapun alasannya, semua itu-meski disajikan dengan begitu indah dan menyentuh oleh Nizami dan William Shakespeare- ’tidak benar’ dan ’tidak etis’. Mereka bukan pejuang cinta, namun budak cinta. Seharusnya mereka menjadi majikan cinta dan bukan budaknya, sehingga mereka dapat terhindar dari kesendirian, kesedihan, dan derita cinta. Karena cinta tak boleh menaklukan kita, tapi kitalah yang menaklukan cinta. Perjuangan adalah pergulatan jiwa. Pergulatan jiwa untuk menaklukkan cinta itu sendiri.

Jangan kau kira cinta datang
dari keakraban yang tekun
cinta adalah putra dari kecocokkan jiwa
dan jikalau itu tiada
cinta takkan pernah tercipta
dalam hitungan tahun bahkan millenia
-Kahlil Gibran-

Banyak sekali-kisah-kisah menarik yang dipaparkan oleh penulis dalam menyampaikan cinta yang sebenarnya. Jika saya menulis semuanya, saya yakin saya akan dituntut karena melanggar copyright hehehehe. Yang jelas, bagi kalian yang tidak mau tersesat karena cinta yang memperdaya, bacalah buku ini. Buku ini mengajarkan saya tentang cinta yang sesungguhnya. Menuntun saya dari lembah gelap akibat cinta. Ya, saya mendapatkan paradigma berbeda setelah membaca buku ini. Semoga bermanfaat :)